Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan

Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan - Jual Database Nasabah Prioritas Perbankan - Jual Database Nasabah | Jual Database Nomor HP | Jual Database Nasabah Bank | Database Nasabah, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kicau Mania, Artikel Tips And Tricks, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan
link : Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan

Baca juga


Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan

Bagi seorang kicaumania, membawa burung kicauan dalam perjalanan mungkin sudah biasa dilakukan. Namun bagi seorang pemula, apalagi yang baru memiliki burung kicauan, ketika membeli burung dari pasar Anda harus tahu bagaimana cara membawa burung yang benar. Karena jika salah dalam membawanya, burung yang semula berkicau gacor atau jinak, bisa-bisa mendadak menjadi membisu dan gahar. Maka dari itu membawa burung kicauan juga ada caranya sendiri dan berbeda-beda perlakuannya untuk setiap burung kicauan. Ini dikarenakan ukuran fisik serta karakter setiap burung itu berbeda-beda.

Cara Membawa Burung Kicauan


Untuk membawa burung kicauan anakan/bakalan misalnya seperti burung poksai jambul putih dan burung jalak thailand sebaiknya menggunakan kardus yang kedua sisinya diberi lubang untuk sirkulasi udara. Sebaiknya kardus yang digunakan tidak terlalu besar dan tidak terlalu sempit seperti kardus bekas tempat sepatu. Selain itu saat membawanya dalam perjalanan hindari menggunakan plastik kresek atau sejenisnya, karena hal tersebut bisa sangat berbahaya bagi burung. Sebab, kaki burung bisa tertekuk dan itu bisa berakhir pada kepincangan yang sulit untuk disembuhkan.

Begitu pula untuk burung dari jenis cucak dan kutilang, untuk membawa burung kicauan ini Anda bisa menggunakan kardus yang sedikit lebih besar. Ini dikarenakan kedua jenis burung tersebut umumnya lebih aktif/lasak sehingga membutuhkan ruang yang lebih besar untuk geraknya seperti kardus bekas mie instant. Kardus ini bisa digunakan untuk membawa burung lebih dari 8 jam perjalanan dengan syarat burung benar-benar dalam kondisi sehat.

Jangan lupa untuk burung kicauan yang dibawa dengan kardus baiknya diberikan pakan sesuai dengan jenis burung masing-masing dengan porsi yang cukup, agar burung tidak lemas kelaparan ketika diperjalanan. Namun perlu diperhatikan juga membawa burung kicauan untuk kontes tidak boleh menggunakan kardus, sebab hal tersebut sangat beresiko terhadap mental burung dan sangat rawan "lepas" ketika akan dipindahkan. Untuk burung yang ingin dibawa menuju kontes burung kicauan, harus dibawa beserta sangkarnya tentunya dengan kondisi sangkar yang di kerodong namun tetap ada sedikit celah untuk sirkulasi udara, agar burung tetap dalam kondisi prima sampai ke tempat tujuan.

Bagi seorang kicaumania, membawa burung kicauan dalam perjalanan mungkin sudah biasa dilakukan. Namun bagi seorang pemula, apalagi yang baru memiliki burung kicauan, ketika membeli burung dari pasar Anda harus tahu bagaimana cara membawa burung yang benar. Karena jika salah dalam membawanya, burung yang semula berkicau gacor atau jinak, bisa-bisa mendadak menjadi membisu dan gahar. Maka dari itu membawa burung kicauan juga ada caranya sendiri dan berbeda-beda perlakuannya untuk setiap burung kicauan. Ini dikarenakan ukuran fisik serta karakter setiap burung itu berbeda-beda.

Cara Membawa Burung Kicauan


Untuk membawa burung kicauan anakan/bakalan misalnya seperti burung poksai jambul putih dan burung jalak thailand sebaiknya menggunakan kardus yang kedua sisinya diberi lubang untuk sirkulasi udara. Sebaiknya kardus yang digunakan tidak terlalu besar dan tidak terlalu sempit seperti kardus bekas tempat sepatu. Selain itu saat membawanya dalam perjalanan hindari menggunakan plastik kresek atau sejenisnya, karena hal tersebut bisa sangat berbahaya bagi burung. Sebab, kaki burung bisa tertekuk dan itu bisa berakhir pada kepincangan yang sulit untuk disembuhkan.

Begitu pula untuk burung dari jenis cucak dan kutilang, untuk membawa burung kicauan ini Anda bisa menggunakan kardus yang sedikit lebih besar. Ini dikarenakan kedua jenis burung tersebut umumnya lebih aktif/lasak sehingga membutuhkan ruang yang lebih besar untuk geraknya seperti kardus bekas mie instant. Kardus ini bisa digunakan untuk membawa burung lebih dari 8 jam perjalanan dengan syarat burung benar-benar dalam kondisi sehat.

Jangan lupa untuk burung kicauan yang dibawa dengan kardus baiknya diberikan pakan sesuai dengan jenis burung masing-masing dengan porsi yang cukup, agar burung tidak lemas kelaparan ketika diperjalanan. Namun perlu diperhatikan juga membawa burung kicauan untuk kontes tidak boleh menggunakan kardus, sebab hal tersebut sangat beresiko terhadap mental burung dan sangat rawan "lepas" ketika akan dipindahkan. Untuk burung yang ingin dibawa menuju kontes burung kicauan, harus dibawa beserta sangkarnya tentunya dengan kondisi sangkar yang di kerodong namun tetap ada sedikit celah untuk sirkulasi udara, agar burung tetap dalam kondisi prima sampai ke tempat tujuan.



Demikianlah Artikel Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan

Sekianlah artikel Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Cara Membawa Burung Kicauan Dalam Perjalanan dengan alamat link http://www.databasenomorhp.org/2016/01/cara-membawa-burung-kicauan-dalam.html